Visi Reformed Injili

 

Apakah isi Gerakan Reformed Injili?
Gerakan ini meliputi dua aspek. Aspek pertama, mengembalikan pengertian teologi berdasarkan wahyu Tuhan dalam Kitab Suci yang dipelopori oleh para Reformator, khususnya sayap Calvinisme dan penerusnya sampai sekarang. Dengan teologi yang ketat ini, yang berasal dari makna-makna yang tersimpan dalam Kitab Suci, maka teologi inilah yang akan membekali dan memperkuat iman orang Kristen dalam menghadapi tantangan segala zaman. Sedangkan aspek kedua adalah mengobarkan semangat penginjilan dan memobilisasi orang Kristen langsung memberitakan Injil yang adalah kabar baik untuk umat manusia, memperkenalkan kuasa keselamatan melalui kematian dan kebangkitan Kristus untuk pengampunan dosa dan perdamaian manusia dengan Tuhan Allah sehingga menciptakan hidup barn yang memuliakan Tuhan, bersaksi bagi Kristus, dan mengabarkan Injil. Maka gerakan ini membawa gereja berakar dalam Firman Tuhan dan berbuah dalam dunia ini.

Bagaimana Permulaan Gerakan ini?
Langkah-langkah Gerakan ini telah dipimpin oleh Tuhan melalui ketaatan hamba-hambaNya. Maka kami merencanakan (Untuk Teologi Reformed) pertama, membentuk massa sebanyak mungkin yang menyadari dan mengalami pengajaran Reformed Injili. Ini dalam bentuk SPIK. Kedua, menyaring dan memperoleh sekelompok kaum awam yang menuntut dan belajar secara sistematis dan konsisten di dalam teologi Reformed. lni dalam bentuk STRI. Ketiga. mendirikan perpustakaan yang menyediakan buku-buku bermutu untuk mengisi kebutuhan orang-orang yang lebih mengejar kebenaran serta meyakini bahwa gerakan ini bersifat universal dan berpengaruh dalam sejarah. Keempat, mendirikan sekolah teologi, Institut, demi mempersiapkan tenaga full-timer (penuh waktu) bagi generasi yang akan datang. Kelima, dengan teologi yang benar mendirikan gereja dan pos-pos Injil untuk menjadi wadah hamba-hamba Tuhan boleh dengan berani mengajar teologi Reformed dan menggembalakan kaum pilihan Tuhan. Keenam, menerjemahkan dan mencetak buku-buku teologi Reformed.

Sedangkan dalam aspek penginjilan, pertama kami mengadakan penginjilan secara massal dan langsung menghadapi kebutuhan masyarakat serta mengajar manusia bertobat dan menjadi orang Kristen. Kedua, kami mengadakan pemuridan penginjilan untuk melatih pribadi-pribadi yang merasa terpangggil untuk melebarkan Kerajaan Tuhan melalui penginjilan pribadi. Dengan demikian memobilisasi orang Kristen untuk menjadi saluran anugerah Tuhan bagi masyarakat. Ketiga, melatih penginjil-penginjil full-timer (penuh waktu) dalam sekolah teologi untuk mempersiapkan hamba-hamba Tuhan yang berkarunia dan berbeban khusus dalam penginjilan. Keempat, menyediakan pos-pos Injil untuk menampung buah-buah penginjilan tmtuk menuju kepada hidup penggembalaan dan gereja.

Apakah Keunikan Gerakan ini?
Gerakan Reformed Iniili berbeda dengan gereja dan denominasi Reformed Injili. Gerakan Reformed Injili boleh menjadi dorongan bagi setiap denominasi dan boleh menjadi milik bagi setiap gereja yang bukan Reformed, sehingga gereja-gereja dibangunkan dan diarahkan kepada teologi yang benar dan semangat Injili yang benar. Namun Gerakan Reformed Injili tidak meniadakan kemungkinan hamba-hamba Tuhan yang berteologi Reformed lnjili boleh mendirikan gereja Reformed Injili sebagai salah satu wadah dalam Kerajaan Tuhan, yang mendampingi gereja-gereja lain untuk melaksanakan tugasnya sebagai tubuh Kristus.

Siapakah yang ada dalam Gerakan ini?
Gerakan ini tidak dimonopoli oleh hamba-hamba Tuhan full-time (penuhh waktu), juga tidak dimonopoli oleh GRII, karena teologi Reformed dan penginjilan dalam Gerakan Reformed Injili merupakan inti internal dan aksi eksternal yang seharusnya ada pada semua gereja, maka siapapun yang adalah orang Kristen setelah mengalami peranakan pula oleh Roh Kudus dan dibaptiskan ke dalam Tuhan, berhak berbagian dalam Gerakan Reformed Injili. Jika Tuhan memimpin, maka orang-orang Kristen yang bersemangat dan berteologi semacam ini, boleh dengan bebas, atas kerelaannya sendiri, bergabung ke dalam Lembaga Reformed Injili, Institut Reformed Injili, bahkan GRII. Setiap orang yang berbagian dalam gerakan ini harus menyadari dan memahami pengakuan iman Reformed Injili serta rela bekerjasama dengan kaum Reformed Injili untuk mengembangkan gerakan ini demi memuliakan Tuhan dan memurnikan iman gereja dan mengobarkan semangat Amanat Agung sampai Kristus datang kembali.

GRII dan Gerakan Reformed Injili
GRII didirikan berdasarkan pengakuan iman Reformed Injili dengan tujuan menegakkan satu gereja yang berteologi Reformed, bermimbar ekspositoris, dan berjemaat mengabarkan Injil. Gereja ini sebagian dari tubuh Kristus di antara semua gerja yang ajarannya benar untuk melaksanakan tugas gereja dalam dunia ini. Anggota GRII terdiri dari: pertama, hasil penginjilan langsung yang menerima Tuhan dan dibaptiskan ke dalam GRII. Kedua, dari anggota gereja di luar negeri atau luar pulau yang pindah ke kota dimana GRII ada lalu atas permintaan dan kerelaan diri untuk menjadi anggota atestasi melalui katekisasi. Ketiga, anak-anak anggota yang dijanjikan oleh orang-tua yang rela mendidik mereka berdasarkan iman Kristen. Keempat, perpindahan anggota gereja lain yang mengikuti prosedur yang sah.

Diantara anggota GRII yang merasa pentingnya gerakan Reformed Injili serta memiliki beban panggilan Tuhan untuk terjun dalam gerakan ini, maka mereka akan diberikan kesempatan untuk mengikuti pelayanan sehingga melalui pengamatan, latihan dan penyaringan, sebagian menjadi pekerja-pekerja yang melayani lebih banyak. Pengurus terdiri dari mereka yang sudah melewati tahap pelayanan yang dianggap cukup rnatang. Setiap orang Kristen yang menyadari dan memahami Gerakan Reformed Injili seharusnya memberi pengaruh yang positif baik di dalam hidup gerejawi maupun hidup bermasyarakat dan bernegara.

Prospek Gerakan ini
Melalui kepercayaan Reformed Injili, maka kami mengharapkan rnakin banyaknya gereja kembali kepada aiaran yang benar, dan makin banyak gereja yang terjun dalam melaksanakan amanat agung. Dengan demikian, STTRII, Reformed Institute, dan STRI yang berada di kota-kota di Indonesia maupun di luar negeri, akan memikul kewajiban untuk mendidik orang Kristen dalam pengenalan teologi Reformed serta memobilisir misi penginjilan. Sedangkan GRII berpengharapan untuk bisa membuka sebanyak mungkin MRI (Mimbar Reformed Injili) dimana-mana demi mengisi kebutuhan dan kehausan orang Kristen terhadap Firman Tuhan, teologi reformed & latihan penginjilan. Kami mengharapkan teologi yang benar menjadi kunci pencerahan bagi kebudayaan dan hidup di dalam dunia ini, serta melalui penginjilan, membawa bangsa kita kembali kepada Tuhan. Karena Tuhan berkata. “Kamulah terang dunia, kamulah garam dunia.” Dalam abad ke-21 yang sudah ditandai dengan gerakan massa yang bersemangat New Age, serta gerakan kebudayaan yang berfilsafatkan Postmodern, mari kita mengumandangkan cahaya Firman Tuhan bagaikan mercusuar yang membawa semua yang tersesat kernbali kepada pangkuan Tuhan yang kekal.